Asuransi Jiwa: Mengenal Pengertian dan 3 Jenisnya

Asuransi jiwa adalah salah satu bentuk dari produk asuransi yang memfokuskan tujuan pada keselamatan nasabah. Asuransi jenis ini sering kali disebut sebagai penjagaan secara menyeluruh. Sebab, secara tidak langsung proteksi diberikan bukan hanya pada diri sendiri juga melibatkan keluarga. Misalnya saja, dari manfaat asuransi life ialah menjaga hak waris. Tidak hanya itu karena Anda serta keluarga bakal terhindar dari resiko besar. Bukankah hidup tanpa rasa khawatir terkesan lebih menyenangkan?

Pada dasarnya asuransi merupakan produk baru yang mulai muncul di era perkembangan teknologi. Namun, sekarang perkembangan perusahaan asuransi terbilang drastis. Mereka hadir dengan ragam pilihan produk yang hampir semuanya menarik untuk publik. Selain itu, pihak pebisnis juga membungkus semua pelayanan secara online. Sehingga, konsumen tidak perlu bersusah payah untuk datang ke kantor. Tidak berhenti disini, karena asuransi berangsur merubah diri sebagai penjaga finansial terlengkap. Hal ini terlihat dari variasi produk yang kian lengkap. Mulai dari asuransi kesehatan, life, pendidikan, serta penjagaan terhadap aset.

Jika dilihat lebih dalam manfaat dari keberadaan asuransi tidak hanya untuk diri dan keluarga. Namun, lebih jauh memberi keuntungan bagi negara. Tepat! para investor besar-besaran menuang laba pada negara. Sehingga prospek dari perusahaan asuransi menjadi kabar menggembirakan untuk perekonomian negara. Itu kenapa dalam proses pembangunan negara pasti ikut andil dalam pemeriksaan kelayakan perusahaan. Misalnya saja, melihat status keuangan. Para peneliti dari pihak OJK biasanya bakal memutuskan berjalan ketika status keuangan aman. Sedangkan untuk berikut 3 jenis asuransi life yang perlu Anda ketahui. Yaitu:

  1. Asuransi term life atau sering disebut asuransi murni.
  2. Asuransi seumur hidup.
  3. Asuransi unit link.

Ketiganya termasuk bentuk dari asuransi jiwa. Namun, untuk manfaat dan cara kerjanya berbeda-beda. Contoh, asuransi unit link yang juga dimanfaatkan sebagai bentuk lain dari investasi. Sedangkan seumur hidup memiliki tenggang waktu biasanya sampai umur 90 tahunan-nan. Sedangkan untuk asuransi murni merangkap sebagai perlindungan keluarga.

Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *