Tips Menata Keuangan Keluarga Muda dengan Tepat yang Bisa Diterapkan

Memiliki keluarga baru yang harmonis dan berkecukupan merupakan impian semua orang. Hal tersebut perlu diusahakan sejak awal terbentuknya keluarga sehingga menjadi pilar yang kokoh untuk pondasi di masa depan. Memiliki keuangan yang stabil sehingga kebutuhan hidup dapat tercukupi dengan baik bahkan memiliki tabungan ataupun jaminan di masa depan bisa didapatkan jika Anda konsisten menata keuangan keluarga sedari dini. Apa saja yang perlu dilakukan dan tidak boleh dilakukan, perlu dipelajari oleh semua anggota keluarga agar sama-sama berusaha untuk mewujudkan impian menjadi keluarga yang stabil secara ekonomi. Bagi Anda yang ingin memulainya sekarang, berikut ini adalah tips menata keuangan keluarga muda yang bisa Anda terapkan:

  • Memiliki tabungan.

Tabungan sekarang ini memang bukan menjadi sarana investasi yang baik. Akan tetapi dengan memiliki tabungan berupa uang cash yang bisa langsung digunakan, Anda akan memiliki dana cadangan jika sewaktu-waktu terjadi musibah ataupun kebutuhan mendadak yang tidak bisa ditunda. Tabungan ini disebut tabungan darurat dan hanya boleh dipakai untuk kepentingan darurat saja. Sedangkan untuk kebutuhan lain misalnya wisata keluarga, Anda bisa membuat tabungan yang lain sesuai dengan kebutuhan yang ada.

  • Memiliki asuransi.

Ada banyak asuransi yang disediakan oleh perusahaan asuransi. Anda bisa memulainya dari asuransi kesehatan untuk diri sendiri dan pasangan. Setelah memiliki anak, Anda bisa menambahnya dengan asuransi pendidikan untuk memastikan biaya pendidikan si kecil untuk mencapai cita-cita. Jangan lupakan juga asuransi jiwa yang bisa Anda beli saat melakukan perjalanan ataupun dengan pembayaran premi per bulan agar keluarga mendapatkan uang pertanggungan jika sewaktu-waktu terjadi hal buruk yang menimpa.

  • Batasi kredit.

Dalam kehidupan sekarang ini, memiliki kredit atau hutang memang telah menjadi hal yang lumrah. Anda bisa membeli rumah dengan cara kredit begitu juga dengan kendaraan. Namun batasi kewajiban Anda untuk membayar angsuran setiap bulannya hanya sebesar 30% dari total penghasilan keluarga sehingga tidak membebani keuangan Anda untuk kebutuhan yang lain. Jika jumlah angsuran sudah berkurang, barulah Anda bisa mengambil kredit baru yang manfaatnya memang betul-betul dibutuhkan.

  • Budgeting.

Menerapkan budget dalam setiap pengeluaran bukan berarti Anda kikir atau perhitungan dengan keluarga. Hal tersebut penting untuk menjaga agar keuangan tetap aman meski di akhir bulan ataupun saat kepala keluarga sakit dan sementara tidak bisa produktif bekerja. Buat budget untuk pengeluaran rutin setiap bulannya, budget untuk kebutuhan liburan dan budget untuk kebutuhan pemakaian pulsa atau kuota internet.

  • Pola hidup sederhana.

Sekarang ini hidup mewah menjadi trend di kalangan masyarakat menengah ke atas. Padahal hal tersebut justru tidak memberi manfaat dan menghabiskan jatah tabungan. Hindari pola hidup mewah seperti mengunjungi kedai kopi yang harganya hingga puluhan ribu per cangkirnya. Sebaliknya, gunakan uang tersebut untuk menambah tabungan Anda.

  • Berinvestasi.

Investasi merupakan point penting agar Anda memiliki kecukupan finansial di masa mendatang. Ada banyak cara berinvestasi yang bisa Anda pilih sesuai dengan keahlian yang dimiliki. Anda bisa membeli logam mulia, membeli saham ataupun reksadana. Anda juga bisa membeli property yang diperkirakan akan memiliki nilai jual kembali lebih besar.

Itulah tips menata keuangan keluarga muda yang bisa mulai Anda terapkan untuk mendapatkan kestabilan ekonomi keluarga di kemudian hari. Lakukan dengan disiplin dan bersungguh-sungguh bukan hanya di awal berkeluarga saja namun juga hingga akhir hingga Anda memetik buah dari kedisiplinan dan kesabaran tersebut.

Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *