Hindari Kesalahan-kesalahan yang Sering Dilakukan dalam Membeli Asuransi Jiwa Berikut Ini!

Inilah yang Dimaksud dengan Asuransi Jiwa Seumur Hidup dan Keuntungannya

Menjadi kepala keluarga memang tugas yang sangat berat. Selain bertindak sebagai pemimpin keluarga, juga bertanggung jawab melindungi keselamatan anggota keluarga. Bagi Anda yang saat ini sebagai kepala keluarga sekaligus pencari nafkah utama di keluarga, maka sangat disarankan memiliki asuransi jiwa untuk perlindungan finansial keluarga jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan di masa mendatang.

Adanya asuransi ini akan membantu mengantisipasi terjadinya resiko finansial saat pencari nafkah utama meninggal atau mengalami musibah yang menyebabkan sumber pendapatan utama keluarga terganggu. Mengingat pentingnya hal tersebut, maka membeli produk asuransi jenis ini sangat dianjurkan. Dalam membeli produk asuransi, Anda harus melakukannya dengan cermat dan teliti. Hal ini bertujuan agar Anda tidak terjebak membeli produk asuransi yang tidak tepat.

Untuk itu agar mendapatkan produk asuransi jiwa yang tepat sesuai kebutuhan, hindari kesalahan-kesalahan berikut ini:

  1. Tidak mengetahui kebutuhan uang pertanggungan.

Beberapa orang tidak melakukan perhitungan terlebih dahulu saat membeli asuransi. Padahal hal ini perlu agar ketika resiko keuangan terjadi, uang pertanggungan dari perusahaan asuransi sesuai dengan yang diharapkan.

  1. Menganggap asuransi yang dilakukan sebagai investasi.

Asuransi tidak bisa disamakan dengan investasi yang memiliki imbal balik keuntungan lebih besar. Namun asuransi merupakan perencanaan keuangan untuk menghindari dari resiko yang tidak diinginkan.

  1. Salah dalam menentukan tertanggung polis.

Tertanggung polis menjadi pihak yang ditanggung resiko jiwanya oleh perusahaan asuransi. Jadi saat tertanggung polis meninggal dunia, perusahaan asuransi akan membayarkan sejumlah uang pertanggungan yang diberikan kepada ahli waris yang ditunjuk. Idealnya yang menjadi tertanggung polis adalah orang yang menjadi sumber penghasilan utama keluarga. Misalnya saja suami, istri, ataupun keduanya.

  1. Salah dalam memilih asuransi pendukung.

Saat membeli asuransi jiwa, biasanya agen juga akan menawarkan asuransi pelengkap lainnya. Sebaiknya pilih asuransi pendukung dengan cermat dan teliti. Jangan sampai asal-asalan menambah jenis asuransi tanpa memperhitungkan kebutuhan Anda saat ini. Karena dengan menambah asuransi pendukung, berarti akan ada biaya tambahan yang harus dipenuhi. Untuk Anda yang mencari produk asuransi, bisa mempertimbangkan produk dari Astra.

Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *